Jumat, 03 November 2017

Assalamu'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh.
Bismillaahirrahmaanirrahiim.





Wahai saudaraku sebagian ciri atau tanda 

wanita baik dan penyabar itu adalah :

- Dia yang tetap tersenyum.


Walau hatinya sedang terluka.

- Dia yang tetap tegar.

Walau sebenarnya ia ingin menangis.

- Dia yang tetap menerima

Walau hatinya begitu kecewa.

- Dia yang tetap kuat.

Walau sebenarnya ia merasa tak sanggup lagi.

- Dia yang tetap semangat.

Walau diterpa banyak masalah.

- Dia yang tetap tawakkal.

Karena semuanya akan kembali baik-baik saja.

Semoga sahabatku Doa kita termasuk orang yang kuat,

tegar dan sabar dalam menghadapi berbagai masalah.

Semoga uraian ini bermanfaat untuk kita semua . Insya Allah . Aaaaamiin.

Wassalamu'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh .

Kamis, 02 November 2017

BALASAN  AMAL  BISA  DI  DUNIA  ATAU  JUGA  BISA  DI AKHIRAT

Assalamu'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh.
Bismillaahirrahmaanirrahiim.




Allah swt berfirman di dalam QS Asy Syuura [ 42 ] :  30  -  31
“Dan apa saja musibah yang menimpa kamu maka adalah disebabkan oleh perbuatan tanganmu sendiri dan Allah memaafkan sebagian besar (dari kesalahan-kesalahanmu) Dan kamu tidak dapat melepaskan diri (dari azab Allah) di muka bumi” 
(Q.S. Asy-Syuura [42] :30-31)


Wahai saudaraku melalui ayat ini Allah swt memperingatkan kita semua
Karena nampaknya semakin mendekati akhir zaman manusia banyak yang semakin lupa diri.

Yang dimaksud dengan  “apa saja musibah yang menimpa kamu maka adalah disebabkan oleh perbuatan tanganmu sendiri “ adalah 

apapun yang diperbuat oleh kita baik melalui lisan kita , sikap dan prilaku kita , baik ataupun buruk nya kita , itu kebanyakan bukan perbuatan Allah . 

Tapi atas perbuatan kita sendiri. Walaupun Allah yang menggerakkan , bukan berarti Allah itu buruk , tapi Dia menuruti kehandak kita . 

Bila kita ingin berbuat baik, maka gerak kita akan menjadi baik . Dan begitu pula sebaliknya , maka yang terjadi juga sebaliknya .

Yang dimaksud dengan “Allah memaafkan sebagian besar (dari kesalahan-kesalahanmu) “ ialah 

Allah itu Maha Pemaaf . siapapun yang meminta maaf kepadaNya, maka akan dimaafkan .  Allah itu Maha Pengampun, Dia akan ampuni siapapun yang mau memohon ampunanNya .  

Allah Maha Penerima taubat, Dia akan menerima taubat siapapun bagi yang mau  bertaubat kepadaNya .  

Namun semua itu ada syaratnya yaitu anda harus mau mendatangi pintu taubatNya  ( yang senantiasa terbuka malam dan siang ) .  

Kemudain akui segala kesalahan anda , dan akui bahwa apa yang telah dilakukannya itu sungguh benar – benar disesalinya, serta berjanji untuk tidak mengulanginya lagi. Artinya tidak mau terperoksok di lubang yang sama .  

Bila anda sudah bertaubat kemudian anda melakukannya lagi, itu bukan taubat beneran , tapi taubat – taubatan .

Yang dimaksud dengan “Dan kamu tidak dapat melepaskan diri (dari azab Allah) di muka bumi “  artinya 

bagi siapapun yang tidak mengengarkan penawaran Allah swt sampai nafas telah sampai di kerongkongan, maka pintu taubat dan ampunan sudah tertutup . 

Akhirnya yang ada hanyalah penyesalan selamanya . Tidak ada yang menolongnya. Tidak ada yang melindunginya . Tidak ada yang menyelamatkannya, kecuali hanya dari Allah . Naudzubillaahi min dzaalik .


Semoga uraian ini bermanfaat untuk kita semua . Insya Allah . Aaaaamiin.

Wassalamu'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh .

Rabu, 01 November 2017

Assalamu'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh.
Bismillaahirrahmaanirrahiim.





Dari Sahal bin Sa’ad r.a.,ia berkata, “Malaikat Jibril a.s. datang kepada Nabi s.a.w. lalu berkata, ‘Wahai Muhammad, hiduplah sebebas-bebasnya, namun kamu pasti akan mati. Berbuatlah semaumu, namun pasti kamu akan dapat balasan. Cintailah orang yang engkau mau, namun pasti kamu akan berpisah.. (H.R. Tirmidzi)


Melalui Hadist ini Rasulullah memperingatkan kita semua bahwa

Hidup di dunia ini hanyalah sebuah pilihan, silahkan bebas memilih

Namun di dalam memilih itu tentunya tidak asal pilih.

Allah swt menyajikan dulu dua sisi yang berlawanan .

Ini yang baik  agar kamu bisa selamat dan berbahagia di dunia dan akhirat .

Dan yang ini buruk yang bisa menyebabkan kamu sengsara, menderita, masuk neraka.

Setelah dipaparkan semuanya barulah Allah mengutus Malaikat Jibril

Untuk menyampaikan pesanNya kepada Rasulullah saw dan juga umatnya

Termasuk kita semua, bukan hanya yang beragama Islam saja, juga yang no Islam.

Silahkan anda hidup bebas di muka bumi, dimana mau tinggal, kemana anda mau pergi,

Tapi hidup anda ada batasnya yaitu kematian.

Maka maupilih yang mana mati dalam keadaan khusnul khatimah  atau su’ul khatimah.

Setelah tahu hal itu dan anda memilih, maka itulah yang akan dinikmati oleh anda.

Silahkan anda mau berbuat apa, baik atau buruk.

Namun ingat semua perbuatan anda semua aka nada balasannya .

Silahkan saja anda mau mencintai apapun, keluarga, kerjaan, jabatan, kekayaan, wanita dll

Tapi ingat semua yang anda cintai itu akan ditinggalkan semuanya .

Kecuali hanya amal perbuatan anda, dan sedekah anda


Semoga uraian ini bermanfaat untuk kita semua . Insya Allah . Aaaaamiin.

Wassalamu'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh .

Senin, 30 Oktober 2017

Assalamu'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh.
Bismillaahirrahmaanirrahiim.




Wahai saudaraku dalam Islam,  

ajaran aqidah Islam, semua perbuatan

walaupun seberat dzarah (atom) pun akan mendapat balasan.

Barangsiapa yang mengerjakan kebaikan 
seberat zarrahpun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya,
Dan barangsiapa yang mengerjakan kejahatan 
sebesar dzarrahpun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya pula 
(Q.S. Al-Zalzalah [99] :7-8)

Barangsiapa yang mengerjakan amal yang saleh
maka (pahalanya) untuk dirinya sendiri dan
barangsiapa mengerjakan perbuatan jahat,
maka (dosanya) untuk dirinya sendiri 
(Q.S. Al-Fushilat [41] :46)

Jika hukum karma yang dimaksud adalah bahwa

setiap perbuatan pasti ada balasannya

seimbang dengan kualitas baik atau buruknya perbuatan itu,

maka harus yakin mengenai hal itu.

Semoga uraian ini bermanfaat untuk kita semua . Insya Allah . Aaaaamiin.

Wassalamu'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh .

Sabtu, 28 Oktober 2017

Assalamu'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh.
Bismillaahirrahmaanirrahiim.




Dalam hadits Qudsi Rasulullah saw bersabda dan Allah juga berfirman:
"Wahai hamba-hambaKu, sesungguhnya Aku telah mengharamkan
perbuatan Zalim atas diriKu dan Aku jadikan ia
sesuatu yang diharamkan diantara kamu.
Maka jangalah kamu saling menganiaya"
 (HR. Abu Dzar Al-Ghifari)

Oleh karena itulah, saat ini juga marilah kita buat 

sebanyak-banyak orang bahagia dengan kehadiran kita,

maka kebahagiaan akan menjadi bagian dari kehidupan kita.

Tidak ada keburukan dan tidak ada kesalahan

yang tidak berakibat buruk. semuanya berakibat buruk.

hanya dengan kebaikan sajalah

akibat buruk tersebut akan diubah dan dikubur.

Sekali lagi, mulai detik ini juga marilah kita berbuat sebanyak-banyaknya kebaikan.

Kita tidak tahu sebesar apa keburukan yang sudah kita lakukan.

Nabi SAW bersabda "ikutilah keburukan dengan kebaikan
niscaya ia akan menghapusnya.. "HR. At-Tirmidzi

Siapapun punya masa lalu, Masa lalu memang jangan menjadi beban,

tapi harus menjadi pengalaman dan pelajaran.

Tulisan ini tidak dimaksudkan untuk menjustifikasi siapapun.

Sebagai seorang muslim, marilah kita mengakrabkan diri dengan Al-Qur'an dan Sunnah

sebagai kompas dalam kehidupan kita di dunia

tempat kita singgah sementara ini.

Bila kita tidak mau mengakrabkan diri dengan Al-Qur'an dan Sunnah

serta tidak mau berpedoman pada keduanya,

boleh jadi kita bagaikan berjalan tanpa arah dan tujuan.

Atau bahkan berjalan dalam kegelapan tanpa pelita.

Jadi. Al-Qur'an dan Hadits. Itulah kompas kita sebagai seorang muslim.

Bukan Ilmu Nujum dan bukan pula ajaran dari agama-agama lain.

Semoga uraian ini bermanfaat untuk kita semua . Insya Allah . Aaaaamiin.

Wassalamu'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh .

Jumat, 27 Oktober 2017

Assalamu'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh.
Bismillaahirrahmaanirrahiim.




Wahai saudaraku , Semestinya kita tidak henti-hentinya

bersyukur atas hidayahNya ini.

Bila penyebab dibanyak semua kesulitan kita

adalah kesalahan kita sendiri,

bila penyebab di banyak semua kesusahan kita adalah

keburukan kita sendiri dan bila penyebab dibanyak pederitaan kita

adalah maksiat dan dosa kita sendiri.

Maka Ampunan Allah adalah awal jawaban segalanya,

atau mungkin malah jawaban bagi segalanya.

Sadarlah bahwa apapun perbuatan buruk yang kita lakukan

hanya akan mengantarkan kita kepada kenestapaan

yang mungkin berkepanjangan.

Dan apapun kejahatan yang kita kerjakan

hanya akan mengantarkan kita kepada penyesalan

yang mungkin akan kita ratapi sepanjang sisa hidup.

Jadi tidak ada satupun yang bisa meloloskan diri

dari hukum sebab akibat.

Tidak ada satupun manusia yang bisa lolos

dari kejaran akibat buruk perbuatan buruk.

Allah berfirman "Tiap-Tiap diri bertanggung jawab 
atas apa yang telah diperbuatnya." 
(QS: Al-Muddatsir: 38)

Semoga uraian ini bermanfaat untuk kita semua . Insya Allah . Aaaaamiin.

Wassalamu'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh .
Assalamu'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh.
Bismillaahirrahmaanirrahiim.




Wahai saudaraku  bagilah anak – anak yatim  

makanan dari rezki yang Allah berikan kepada anda 

seridhanya untuk anak – anak yatim . 

Mereka menjadi yatim itu bukan atas kehendaknya , 

akan tetapi atas kehendak Allah swt  . 

Sayangilah anak – anak yatim karena Allah. 

Insya Allah , Allah akan lebih menyayangi anda dari sebelumnya . 

Sayang mereka dengaN penuh keikhlasan 

bagaikan anda menyayangi diri anda sendiri .  

Bila hal itu dapat anda lakukan dan 

mereka merasa senang dengan perbuatan anda. 

Maka Allah akan memberitahukannya melalui hati anda, 

yaitu anda merasa senang dengan keadaannya . 

Itu tandanya amal anda diterima oleh Allah.  

Janganlah anda menghardik atau membentak mereka. 

Bila anda tidak mampu memberinya, maka  

tolaklah mereka dengan kata – kata yang sopan 

agar jangan sampai hatinya tersakiti .  

Rasul berkata, 'tidak seorangpun dari kamu 
yang mengurus anak yatim, 
kemudian baik cara mengurusnya. 
Kalau ia mengusap kepalanya 
selain Allah SWT catat baginya 
setiap helai rambut keburukan dan 
mengangkat setiap helai rambut satu derajat". 
(HR.Baihaqi).


Semoga uraian ini bermanfaat untuk kita semua . Insya Allah . Aaaaamiin.

Wassalamu'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh .

Kamis, 26 Oktober 2017

Assalamu'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh.
Bismillaahirrahmaanirrahiim.




Allah sudah memperingatkan sebagaimana Ayat yang  berikut ini :

Allah swt berfirman di dalam QS Yunus [ 10 ] :  44_ yang artinya

“  Sesungguhnya Allah tidak berbuat zalim kepada manusia sedikitpun,
akan tetapi manusia itulah yang berbuat zalim kepada diri mereka sendiri.”

Barangsiapa  yang tidak menghendaki kesusahan,

tidak menginginkan kesulitan dikehidupan dunia ini,

hendaknya selalu berbuat baik dan menjauhi keburukan.

Bukankah perbuatan buruk pasti akan menuai keburukan.

sedang perbuatan baikpun akan menuai kebaikan.

Hanya kadang kita perlu membuka mata,

dibagian kehidupan yang mana ia tumbuh menjadi buah.

Tidak selamanya jika kita berbuat keburukan pada si A maka

buah keburukan tersebut dari Si A juga.

Bisa saja buah tersebut berasal dari si B atau si C.

Buah keburukannya pun belum juga tentu sama, bahkan bisa jadi lebih parah.

Kan satu di balas sepuluh? Demikian juga dengan perbuatan baik.

Jika kita berbuat baik pada si A, belum tentu balasan kebaikan tersebut dari si A.

Bisa jadi kebaikan tersebut berasal dari si B, si C dan seterusnya.

Buah kebaikannya pun juga belum tentu sama.

Bisa saja kebaikan itu berupa finansial, kesehatan,

ketenangan, kebahagiaan dan lain sebagainya.

Ah.. Allah itu memang begitu Maha Adil dan Bijaksana.

Semoga uraian ini bermanfaat untuk kita semua . Insya Allah . Aaaaamiin.

Wassalamu'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh .
Assalamu'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh.
Bismillaahirrahmaanirrahiim.





Tidak ada permasalahan kehidupan yang muncul

kecuali kita sendiri yang membuat masalah.

Terkadang ketika kita ditimpa sebuah masalah,

kita lebih banyak menuding orang lain sebagai penyebabnya.

Padahal sejatinya menyalahkan orang lain untuk penderitaan kita,

justru akan menambah kita satu penderitaan lagi.

Jadi ketika kita ditimpa sebuah masalah atau penderitaan,

marilah kita cari penyebab kesusahan hidup, dari dalam diri kita sendiri.

Dan carilah semua penyebab penderitaan yang kita rasakan,

dari dalam diri kita sendiri.

Karena penyebab yang paling banyak dan yang paling utama

adalah biasanya justru dari diri kita sendiri.

Jujur dengan kesalahan sendiri dan ubahlah,

inilah dua solusi efektif bila penderitaan sedang datang.

Semoga uraian ini bermanfaat untuk kita semua . Insya Allah . Aaaaamiin.

Wassalamu'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh .

Rabu, 25 Oktober 2017

Assalamu'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh.
Bismillaahirrahmaanirrahiim.




Apakah yang dimaksud dengan “ karma “ ?
"karma" menurut kamus bahasa Indonesia; "
dalam hinduisme yaitu hukum 'menanam' dan 'mengetam',
sebab dan akibat dalam kehidupan manusia,
dimana setiap tindakan manusia dalam hidupnya
pasti akan membawa akibat, baik atau buruk".

Lalu bagaimana Karma menurut Islam,
 agama yang kita yakini kebenaran ajaran-ajarannya
melalui Al-Qur'an dan Hadits Nabi SAW?

Dalam firmanNya Allah menjelaskan 

"Barangsiapa membawa amal yang baik, maka baginya (pahala) sepuluh kali lipat amalnya; dan barangsiapa yang membawa perbuatan jahat maka dia tidak diberi pembalasan melainkan seimbang dengan kejahatannya, sedang mereka sedikitpun tidak dianiaya (dirugikan)
(QS. Al-An'am:160)

 Ayat lain selain tersebut diatas Allah juga berfirman:

"Barangsiapa yang mengerjakan kebaikan seberat dzarrahpun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya. 

Dan barangsiapa yang mengerjakan kejahatan sebesar dzarrahpun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya pula" 
(QS. Al-Zalzalah: 7-8)

Dua ayat Al-Qur'an diatas saya rasa sudah cukup untuk memberikan bukti bahwa karma itu bukanlah mitos. Bahwa karma itu sebenarnya ada ajarannya dalam Agama kita. Islam.

Oleh karena itu. Sesungguhnya, ketika kita membuat orang lain menangis, maka kitalah yang akan menangis kelak. 

Sesungguhnya ketika kita membuat orang lain merugi, kita sendirilah yang akan merugi kelak. 

Dan sesungguhnya ketika kita membuat orang lain susah, kita sendirilah yang akan merasakan kesusahan kelak. 

Tidak ada kesusahan yang timbul kecuali kita yang menyusahkan diri kita sendiri.

Semoga uraian ini bermanfaat untuk kita semua . Insya Allah . Aaaaamiin.

Wassalamu'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh .

Senin, 23 Oktober 2017

Assalamu'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh.
Bismillaahirrahmaanirrahiim.





Ada saat prima kita bisa menyapa diri sendiri,

misalnya selepas shalat, kita meluangkan waktu menyelami keadaan diri,

menyapa kesegaran batin lewat upaya tafakkur yang mendalam.

Mungkinkah dari setiap lintasan aktivitas yang dijalani selama ini,

ada suatu yang menorehkan luka di hati orang lain,

atau membekaskan rasa gelisah di dalam hati kita sendiri?

Sembari menggemakan zikir, kita terus merasakan kedamaian yang meruap dari kedalaman hati.

Bangunlah rasa hormat pada diri sendiri, perlahan-lahan suara keagungan pun berdentang dari diri kita.

Suara keagungan itu mengekspresikan suara kebijaksanaan yang ditunggu untuk menenangkan jiwa.

Terpenting setiap hari kita meluangkan waktu untuk berbicara dengan diri sendiri, entah di pagi hari, di siang hari, terutama di malam hari

untuk bisa mengevaluasi diri secara ketat, agar kita bisa menemukan kelembutan yang bermukim di hati kita.

Saat sepertiga malam yang penun berkah, kita berusaha menyusup ke dalam diri sendiri, mengorek segala sesuatu yang perlu diperbaiki,

hingga di siang hari ada kecerahan yang terpancar dari wajah kita.

Manakala kita bisa mengevaluasi diri sendiri disertai ketulusan untuk mengenal kedalaman diri sendiri,

maka kebahagiaan hidup perlahan-lahan bakal menghiasi Rasa dan perasaan batin kita... He he he . . . Edan Tenan
Semoga uraian ini bermanfaat untuk kita semua . Insya Allah . Aaaaamiin.

Wassalamu'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh .
Assalamu'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh.
Bismillaahirrahmaanirrahiim.




Bagaimana agar kita bisa berdialog bahkan bisa memeluk diri sendiri?

Diri kita adalah aset utama yang dianugerahkan oleh Allah SWT.

Andaikan kita tidak bisa menghargai aset paling agung ini,

niscaya kita tidak bakal tergerak untuk mengagungkan aset selain diri sejati.

Andaikan kita menyadari diri kita sebagai aset yang paling berharga,

maka kita harus memiliki waktu istimewa untuk bisa menyapa diri kita lebih dekat .

Lepaskanlah sekat-sekat yang membuat kita sering berjarak dengan diri sendiri.

Rasakan setiap kenikmatan yang dianugerahkan pada kita,

bahkan kita terus menghayati dari aras jasmani hingga aras batin.

Saat kita bisa menghayati dan menikmati proses penjelajahan dari luar ke dalam itu,

niscaya kita bakal merasakan suatu hal yang agung,

dimana didalamnya bermukim seluruh harapan inti 

yang didamba oleh manusia, berupa kebahagiaan.

Untuk itu banyak - banyak melihat diri sendiri 

dengan cara mencari kesalahan diri, kekurangan diri dan kelemahan diri

Lakukan hal itu kalau bisa setiap hari di saat sedengan dalam sendirian

apakah yang sudah dilakukan itu benar atau belum.

Apakah yang telah dilakukan itu kira - kira diterima oleh Allah

ataukah yang terjadi sebaliknya .

Bila hal ini rutin dilakukan maka akan meredam sikap sombong

mengikis sikap ego, dan akan bersikap rendah hati

Semoga uraian ini bermanfaat untuk kita semua . Insya Allah . Aaaaamiin.
Wassalamu'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh .


Minggu, 22 Oktober 2017

Assalamu'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh.
Bismillaahirrahmaanirrahiim.




Wahai saudaraku lakukan apapun dengan keyakinan yang penuh

Lakukan semuanya dengan rasa percaya diri, hilangklan keragu - ragun.

Janganlah berandai andai , karena hal itu merupakan kerjaan syaitan.

Setiap yang berandai - andai itu pasti di depan nampak hal yang manis, menyenangkan

Ibaratnya adalah bagian lihat uang yang ada di dalam kaca.

Bila anda melakukan hal tersebut artinya anda telah terbujuk oleh rayuan syaiytan.

Sama seperta Nabi Adam as terbujuk oleh rayuan Iblis terlaknat .

Wahai saudaraku apabila manusia 

telah berada di pusaran keramaian yang tak berkesudahan,

dampaknya mereka akan mengalami kesulitan untuk menyapa, 

mencium, dan memeluk diri sendiri.

Ketika kita menghabiskan waktu untuk berbicara dengan orang lain,

niscaya kita tidak memiliki waktu untuk bisa berbicara 

atau berdialog dengan diri yang terdalam (silolukai).

Padahal, bila semangat dialog dengan suara terdalam telah terhambat, 

kekeriangan batin terasa meruap,

dan goncangan pun tak henti-hentinya mendera perasaan jiwa kita.

Ada kehampaan yang menyebar begitu saja ke dalam hati.

Karena itu, jarak manusia dengan dirinya sendiri makin menganga.

Kadang ia lebih mengenal orang lain ketimbang dirinya sendiri.

Mengapa begitu? Karena sudut pandangnya hanya dipergunakan 

untuk meneropong keadaan di luar dirinya,

dan dia tidak bisa meresapi setiap keadaan yang mewarnai perjalanan hidupnya.

Makin hari hatinya makin mengalami kehampaan dan kekeringan lantaran tidak pernah bisa 
berdialog dengan kejernihan yang bermukim dalam hatinya.


Semoga uraian ini bermanfaat untuk kita semua . Insya Allah . Aaaaamiin.

Wassalamu'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh .

Pages

JADWAL SHOLAT


jadwal-sholat

Daftar Blog Saya

Popular Posts

JABATAN BISA MENGANGKAT DAN BISA MENJERUMUSKAN

Assalamu'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh. Bismillaahirrahmaanirrahiim. Jika diberi kedudukan, jangan diduduki ya, n...

Flag Counter
Diberdayakan oleh Blogger.